ONE DAY ONE HADIST

7 Februari 2017 / 21 Jumadil ula 1439

Keutamaan Berjalan Kaki Kemasjid

عن أبي هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً
Dan darinya (Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu) bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian berangkat menuju salah satu masjid Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban kepada Allah, maka langkah-langkahnya, yang satu menghapus dosa dan yang lain mengangkat derajat” [HR. Muslim nomor 666; lihat Riyadlush-Shalihin nomor 1061 dengan sedikit perbedaan lafadh].

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:

1- Masjid adalah tempat ibadah kaum muslimin, mereka melakukan shalat lima waktu berjamaah di sana karena pahala yang besar yang dijanjikan Allah.
2- Disunahkan untuk berwudhu dirumahnya sebelum pergi kemasjid.
3- Berjalan pergi kemasjid lebih utama daripada dengan yang berkendaraan.
4- Hadist ini memberi petunjuk bahwa sholat fardhu dimasjid.

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:

- Gemar memakmurkan masjid, sifat orang beriman

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah yang termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapat petunjuk (dari Allah Ta’ala)” (QS At-Taubah: 18).


EmoticonEmoticon